Senin, 22 April 2013

Teknologi Hijau, Teknologi Ramah Lingkungan, Teknologi Daihatsu!!!

Perkembangan teknologi dan industri seharusnya dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi umat manusia. Dengan temuan-temuan yang dihasilkan, membuat pekerjaan manusia semakin mudah dan praktis. Tetapi pada kenyataannya apakah sesederhana itu? Hanya sebatas membuat hidup lebih mudah dan praktis sajakah tetapi melupakan efek negatifnya? 

Kemajuan teknologi memang sangat menolong. Tetapi jangan lupa, teknologi juga memiliki efek negatif yang dapat menghancurkan masa depan bumi dan manusia. Contoh kecil adalah kendaraan mobil. Dengan menggunakan mobil, aktivitas manusia menjadi lancar. Jarak yang dengan berjalan kaki harus ditempuh selama berjam-jam, kini dengan mobil dapat dicapai hanya dalam waktu beberapa menit. Selain itu juga, mobil dapat digunakan untuk memindahkan dan mengangkat berbagai barang, tempat berlindung pada saat hujan, atau bagi sebagian orang dari segi sosial dan kesenangan, dengan memiliki mobil apalagi yang punya mobil mewah dengan harga milyaran, dapat menaikkan prestige atau status sosial pemiliknya. 
 
Ya, banyak manfaatnya, banyak juga kerugiannya. Untuk menjalankan mesin mobil diperlukan bahan bakar. Bahan bakar yang paling banyak digunakan adalah bahan bakar minyak yang diambil dari bumi dan merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Lama-kelamaan persediaan minyak bumi menipis dan menyebabkan harganya semakin mahal. Pertanyaannya, “sampai kapan persediaan minyak bumi dapat mencukupi kebutuhan minyak dunia?” 

Dampak negatif lainnya, mobil mengeluarkan gas buang CO, NO, CO2 dan lain-lain yang menyebabkan polusi udara dan sangat membahayakan kesehatan manusia. Selain itu, CO2 merupakan salah satu gas yang menyebabkan pemanasan global (global warning). Suhu bumi meningkat tajam, dan makin mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Berbagai bencana dan fenomena-fenomena alam yang semakin tidak menentu belakangan ini seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, badai dan curah hujan yang tinggi diperkirakan merupakan suatu rangkaian dari efek pemanasan global.

Menyadari akan hal itu, PT Astra Daihatsu Motor yang telah berkiprah di dunia otomotif selama lebih dari seratus tahun ini, merasa turut bertanggung jawab terhadap masa depan bumi kita. Kini Daihatsu yang juga merupakan perusahaan mobil tertua di Jepang itu telah mengembangkan teknologi hijau, yaitu suatu teknologi mobil ramah lingkungan untuk memelihara kelestarian alam dengan menciptakan produk yang mengurangi emisi gas buang, konservatif terhadap sumber daya alam, dan efisien dalam penggunaan bahan bakar. Teknologi hijau Daihatsu ini dikembangkan melalui tiga tahapan yaitu:

 

Tahap pertama adalah ECO-IDLE technology, merupakan suatu sistem yang mengatur hidup dan mati mesin secara otomatis dalam keadaan macet sehingga akan lebih menghemat penggunaan bahan bakar. Selain itu, teknologi ini juga dapat mengoptimalkan kinerja i-EGR (Exhaust Gas Recirculation) yang menghasilkan pembakaran sempurna dan meminimalkan jumlah emisi CO2 sebagai gas buang hasil pembakaran.


Tahap selanjutnya yang dikembangkan oleh Daihatsu adalah 2-Cylinder turbocharged direct injection. Mesin 2 silinder turbocharged ini memiliki komponen yang lebih sedikit sehingga lebih ringan namun tetap kokoh, menggunakan sumber daya alam yang lebih sedikit dan memiliki kemampuan yang menyamai mesin dengan 3 bahkan 4 silinder. Penggunaan sistem turbo mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 30% dan mewujudkan kenyamanan berkendara.

 
Tahap terakhir adalah Precious Metal-Free Liquid-Feed Fuel Cell (PMfLFC). Pada tahap ini emisi gas buang CO2 dapat direduksi menjadi nol sehingga lebih ramah lingkungan. Bahan bakar yang digunakan adalah Hidrazin Hidrat yang merupakan bahan bakar cair baru dengan kepadatan energi tinggi tanpa menghasilkan gas buangan CO2  sehingga sangat tepat untuk mobil ramah lingkungan.
            Semua tahapan ini menunjukkan komitmen Daihatsu terhadap masa depan lingkungan sekitar dengan menciptakan inovasi-inovasi baru berupa mobil compact modern yang ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan bahan bakar sesuai dengan slogannya “Innovation for Tomorrow”.  Jadi, tidak salah lagi jika dikatakan Teknologi Hijau, Teknologi Ramah Lingkungan, Teknologi Masa Depan, Teknologi Daihatsu!

Referensi:

2 komentar:

 

Blogger news

Blogroll

About